<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Parahyangan Post - Jembatan Ilmu & Iman</title> 
				<description>Parahyangan Post - Jembatan Ilmu & Iman</description>
				<link>http://parahyangan-post.com/index.php</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>UAS: Kader Al Washliyah Harus Perkuat Tiga Pilar Utama Organisasi </title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/uas-kader-al-washliyah-harus-perkuat-tiga-pilar-utama-organisasi-</link>
						                <description>MADINAH, parahyangan-post.com- Ustaz Abdul Somad (UAS), yang juga anggota Dewan Fatwa Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah masa bakti 2026-2031, menyampaikan tiga pesan penting untuk kemajuan organisasi.

Pesan tersebut disampaikan UAS saat menunaikan ibadah umrah di Madinah, Senin (24/8/2026). Ia berharap seluruh kader dan pengurus Al Washliyah dapat memperkuat tiga pilar utama yang merupakan kekuatan organisasi, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial.

Penguatan bidang pendidikan, menurut UAS,  harus menjadi perhatian utama Al Washliyah. Peningkatan kualitas keilmuan para kader dan umat penting agar Al Washliyah terus melahirkan generasi yang memiliki pengetahuan agama sekaligus mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Pertama, kuatkan pendidikan. Tingkatkan keilmuan dan jangan berhenti belajar. Jadi kalau mau Al Washliyah ini bangkit, pendidikannya harus kuat” ujar UAS

UAS, yang seluruh pendidikan dasarnya, mulai dari SD, Sanawiyah, hingga Aliyah, berada  di perguruan Al Washliyah, mendorong para ustaz mengambil peran langsung dalam membangun tradisi keilmuan di tengah masyarakat. Salah satunya dengan membuka majelis ilmu.

“Tolong satu ustaz membuka satu majelis untuk membangkitkan keilmuan,"pintanya.

Selain itu, lanjutnya, para ustaz Al Washliyah diharapkan dapat  membangun pondok pesantren.

UAS menilai keberadaan majelis ilmu dan pondok pesantren merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi yang memiliki pemahaman agama dan wawasan keilmuan yang kuat.

Selain pendidikan, UAS menekankan pentingnya penguatan bidang dakwah. Menurut dia, banyak ustaz Al Washliyah yang memiliki kemampuan sebagai penceramah. Kemampuan tersebut, menurutnya,  harus dibarengi dengan penguasaan ilmu yang memadai.

“Rata-rata ustaz Al Washliyah itu penceramah. Tapi bukan ceramahnya bukan kosong melainkan yang berbobot.  Yang &#39;bergizi’,” ujarnya.

UAS mengingatkan agar para pendakwah tidak hanya aktif menyampaikan ceramah kepada masyarakat, tetapi juga tetap menjaga tradisi membaca dan mengkaji kitab.

“Jangan hanya sibuk di kitab kuning, tapi harus bisa ceramah yang menginspirasi di tengah-tengah umat. Jangan pula sibuk ceramah sampai tidak baca kitab. Jadi dua-duanya harus sejalan,” tegasnya.

Menurut UAS, penguasaan ilmu dan kemampuan menyampaikan dakwah kepada masyarakat harus berjalan beriringan. Dengan demikian, dakwah Al Washliyah tidak hanya menarik perhatian umat, tetapi juga memiliki dasar keilmuan yang kuat.

Pesan ketiga yang disampaikan UAS berkaitan dengan bidang sosial. Ia mengingatkan bahwa Al Washliyah memiliki banyak lembaga sosial, terutama panti asuhan, yang selama ini menjadi bagian penting dari kiprah organisasi.

“Bidang sosial, Al Washliyah mempunyai banyak panti asuhan. Kader Al Washliyah harus hidupkan semua panti itu,” katanya.

Ia menegaskan, tiga bidang tersebut harus menjadi perhatian bersama Al Washliyah ke depan. Pendidikan harus diperkuat, dakwah harus semakin kokoh, dan bidang sosial harus terus dihidupkan.

“Jadi ke depan  kita bangun ketiga ini. Pendidikannya kuat, dakwahnya kuat, dan sosialnya kuat. Insya Allah Al Washliyah makin baik,” pungkas UAS.

Pesan UAS tersebut menjadi dorongan bagi keluarga besar Al Washliyah untuk terus memperkuat peran organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial. Dengan penguatan ketiga bidang tersebut, Al Washliyah diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi bagi pembinaan umat dan kemajuan bangsa.***(pp/aboe/sir)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Al Washliyah Minta Masyarakat Lihat Konteks Isu Jilbab di Unhan secara Benar</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/al-washliyah-minta-masyarakat-lihat-konteks-isu-jilbab-di-unhan-secara-benar</link>
						                <description>JAKARTA, parahyangan-posty.com- Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, DR. KH. Masyhuril Khamis, SH., MM., meminta masyarakat melihat secara utuh  terkait isu penggunaan jilbab bagi calon mahasiswi Universitas Pertahanan (Unhan).

Masyhuril menegaskan, pendidikan agama dan pembentukan karakter keimanan generasi muda merupakan hal yang penting untuk terus ditanamkan.

”Kita seharusnya bersyukur apabila generasi muda memiliki komitmen menjalankan ajaran agamanya,” ujarnya.

Masyhuril mengajak untuk menanamkan nilai-nilai  agama kepada generasi kita, bukan mengajak mereka meninggalkan agamanya.

”Kita bersyukur anak-anak kita berkomitmen menjalankan agamanya, ” ujar Masyhuril dalam menanggapi polemik tersebut.

Masyhuril yang juga Ketua Bidang  Halal MUI Pusat menilai, penguatan nilai-nilai keagamaan sangat penting dalam membangun moral generasi bangsa. Lemahnya nilai keimanan, kata dia, dapat menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang mudah terjerumus dalam berbagai perilaku menyimpang.

”Korupsi, judi, zina dan maksiat lainnya karena nilai keimanannya lemah,” tegas Masyhuril.

Karena itu, Masyhuril meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dalam menyikapi isu jilbab di lingkungan Unhan. Menurutnya, persoalan tersebut harus dilihat berdasarkan konteks dan ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan penilaian yang keliru.

Masyhuril juga mengingatkan agar setiap pihak tidak memaksakan kehendak yang bertentangan dengan regulasi negara. Menurutnya, penyelesaian persoalan harus tetap ditempatkan dalam koridor aturan dan ketentuan yang berlaku.

”Janganlah memaksakan keinginan yang bertentangan dengan regulasi negara,” pintanya.

Sebelumnya, isu mengenai penggunaan jilbab di Unhan  mencuat setelah calon mahasiswa Program Studi S-1 Kedokteran, Asma Wafa Andina, membagikan pengalamannya dalam mengikuti proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unhan Tahun Akademik 2026/2027.

Ia kemudian mengaku harus mengambil keputusan berat untuk mundur dari proses tersebut karena adanya dugaan kebijakan tidak tertulis mengenai kewajiban melepas hijab bagi mahasiswi di lingkungan kampus militer tersebut.

Menanggapi informasi tersebut, Sekretariat Jenderal Kemhan RI Biro Informasi memberikan penjelasan bahwa   dalam Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet Universitas Pertahanan, tidak terdapat ketentuan yang secara spesifik melarang penggunaan hijab bagi kadet perempuan.

Mengenai tidak digunakannya hijab pada saat Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang dilaksanakan di Akademi Militer, Magelang, dijelaskan bahwa ketentuan tersebut diterapkan pada kegiatan tertentu dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan selama latihan.

Pengaturan tersebut, menurut Kemhan, terutama berkaitan dengan kegiatan yang membutuhkan keleluasaan gerak maupun penggunaan perlengkapan latihan. Kemhan menegaskan bahwa ketentuan teknis dalam pelaksanaan Latsarmil tersebut bukan dimaksudkan sebagai pembatasan terhadap keyakinan maupun pelaksanaan ajaran agama.***(pp/aboe)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Menhut Raja Antoni : Pelaku Karhutla Ditindak Tanpa Pandang Bulu</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/menhut-raja-antoni--pelaku-karhutla-ditindak-tanpa-pandang-bulu</link>
						                <description>Jakarta, parahyangan-post.com-Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melanjutkan peninjauan ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Guntung Damar, Kalimantan Selatan.

Di tengah penanganan karhutla, Menhut Raja Antoni menegaskan pemerintah menindak tegas pelaku pembakaran, baik individu maupun korporasi, tanpa pandang bulu.

Menhut Raja Antoni mengatakan penegakan hukum merupakan bagian dari upaya pemerintah menangani karhutla.

Ia menyebut instruksi Presiden Prabowo Subianto jelas, agar penindakan dilakukan terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja dan merugikan masyarakat.

“Saya kira perintah Pak Presiden Prabowo jelas, tanpa pandang bulu. Baik itu individu maupun korporasi, kita akan tindak secara tegas,” ujar Menhut Raja Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Guntung Damar, Minggu (23/8/2026).

Menhut Raja Antoni mengungkapkan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Dirjen Gakkum) saat ini menangani 42 kasus yang berkaitan dengan karhutla. Penanganan perkara tersebut mencakup sejumlah tindakan, mulai dari peringatan administratif hingga penyegelan. Dari proses tersebut, sebanyak sembilan kasus telah menetapkan tersangka.

“Di kami, di Gakkum Kehutanan sekarang sudah ada 42 kasus yang berproses. Ada yang kena peringatan administrasi, ada yang sudah disegel, ada yang 9 yang sudah menjadi tersangka,” katanya.

Selain itu, Menhut Raja Antoni menyebut pihak Kepolisian juga tengah memproses 52 kasus. Ia mengatakan terdapat tiga tersangka di Kalimantan Selatan yang telah diproses, dengan pelaku yang berasal dari unsur individu maupun korporasi.

“Macam-macam, ada gabungan antara korporasi dan individu. Jadi kita tidak pandang bulu ya. Siapapun yang melakukan pembakaran dengan cara sengaja yang merugikan masyarakat, maka akan ditindak secara tegas,” tegas Raja Antoni.

Raja Antoni menegaskan penindakan hukum tersebut berjalan seiring dengan upaya pemadaman di lapangan. 

Pemerintah saat ini memprioritaskan penanganan titik-titik karhutla yang berdampak terhadap masyarakat melalui kolaborasi Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta kementerian dan lembaga terkait.

Diketahui, pada hari yang sama Menhut sebelumnya melakukan peninjauan di Penggalaman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Peninjauan dilanjutkan dengan rapat koordinasi penanganan karhutla dengan Wakajati Kalsel Arip Zahrulyani, Tenaga Ahli Kepala Badan BNPB TNI Purn Brigjen Herman Hidayat, Kabid PKSDAR Rudi Herlambang, Kepala stasiun klimatologi Kalsel Damanik dan Kepala stasiun Meteorologi Kalsel Ota hingga Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby.***(pp/aboe/edo-Kartika Wati)
</description>
					                </item><item>
						                <title>DEWAN RECEHAN</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/dewan-recehan</link>
						                <description>Jakarta, parahyangan-post.com-  Sebuah postingan di instagram,  bernarasi diduga anggota DPRD Gunungkidul marah-marah karena menerima kembalian berupa uang logam usai menyantap bakmi Jawa di Playen, Gunungkidul ramai di media sosial. 

"Tgl 13 Agustus 2026, sekitar Pk 20.00 WIB, anggota Dewan DPRD Gunung Kidul bernama Sugito, makan diwarung kami "Bakmi Mbak Tri Gading VI" Playen Gn.Kidul. selesai makan org tersebut krn uang kembalian (rp.500 logam) marah marah dan melecehkan warung makan kecil kami serta membentak istri saya yg melayani, dan berkata " kamu tau siapa saya?". tindakan ini sudah berulang kali membuat gaduh warung kami setiap org tersebut singgah dan mampir diwarung kami. Tindakan melecehkan serta caci maki yg kami terima, sungguh kami tidak terima. sampai dimanapun kami akan mempertahankan harga diri kami walaupun kmi org kecil," kata akun Instagram @gunungkidul_viral2 dalam postingan yang diunggah seperti dilihat detikJogja hari ini.

Dikutip dari detik.yogya,  Adik pemilik Bakmi Mbak Tri, Yuli (48) membenarkan kejadian tersebut. Yuli menceritakan, bahwa kejadian itu terjadi malam tadi, Kamis (13/8) malam. Di mana saat itu oknum anggota DPRD Gunungkidul datang bersama rekannya ke warung Bakmi Mbak Tri di Gading 6, Playen, Gunungkidul.

Yuli menceritakan, anggota DPRD tersebut memesan makanan berupa dua porsi makanan dan dua minuman. Selanjutnya, setelah selesai makan, anggota DPRD Gunungkidul itu membayar.

"Dan setelah pembayaran terjadi, ini kami menyampaikan uang kembalian kami tidak ada seribuan (kertas), kebetulan itu ada nilai Rp 8.000, jadi uang Rp 1.000 itu saya ganti dengan uang logam pecahan Rp 500 dua," ujarnya.

Saat memberikan uang kembalian itu, Yuli mengaku sempat menyampaikan permintaan maaf karena uang kembaliannya receh.

Tapi uang itu akhirnya dilempar ke meja dan bilang, ”&#39;iki ora ana duit receh liyane apa piye sing luwih receh seka iki&#39; gitu. Terus saya bilang, &#39;nyuwun sewu loh Pak, tadi saya sudah nyuwun sewu kalau misalnya mboten kersa (tidak menghendaki) ini saya ganti dengan uang Rp 2.000," ucapnya.***(pp/aboe/internet) 
</description>
					                </item><item>
						                <title>Dari AMM Cilacap Bantuan Korban Gempa NTT dimulai</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/dari-amm-cilacap-bantuan-korban-gempa-ntt-dimulai</link>
						                <description>CILACAP - Parahyangan Post - Puluhan kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Cilacap menggelar aksi penggalangan dana di kawasan Alun-Alun Cilacap dan Tugu Nol Kilometer, Ahad (23/8/2026). Area yang biasanya menjadi ruang publik itu berubah menjadi pusat kegiatan sosial dan pencerahan.

Sebanyak 50 anak muda dari berbagai ortom Muhammadiyah turun ke jalan melalui aksi bertajuk “Rakyat Bantu Rakyat Peduli Korban Gempa NTT”. Kegiatan ini bertujuan menggalang dana bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur.

Aksi Gabungan Lintas Ortom

Aksi tersebut memadukan dua kegiatan utama, yakni penggalangan dana dan Mimbar Kepedulian. 

Kader yang terlibat berasal dari gabungan IPM, IMM, Tapak Suci, Hizbul Wathan, Nasyiatul Aisyiyah, hingga Pemuda Muhammadiyah. Sepanjang hari, mereka mengedarkan kotak donasi kepada warga yang melintas.

Di titik pusat kegiatan, panitia juga menggelar orasi ilmiah dari kader IMM dan PDPM, pembacaan puisi kemanusiaan untuk korban gempa, serta pertunjukan seni bela diri Tapak Suci. Berbagai kegiatan itu menarik perhatian warga untuk berhenti dan memberikan donasi.

Pada hari pertama pelaksanaan, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp.3.200.000.

Solidaritas peduli saudara

Aan Saeful Islam, Koordinator Aksi sekaligus Ketua PDPM Cilacap, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua pesan utama. "Kegiatan AMM kali ini adalah bentuk kepedulian kepada rakyat NTT, sekaligus kritik terhadap pemerintah terkait lambannya penanganan bencana di berbagai daerah di Indonesia," ujarnya.

Menurut Aan, anak muda memiliki tanggung jawab moral untuk hadir saat saudara sebangsa mengalami musibah.

Akan Berlangsung Sepekan di Seluruh Kecamatan

Aksi di pusat kota ini menjadi pembuka dari rangkaian penggalangan dana serentak. Berdasarkan hasil konsolidasi internal, kegiatan serupa akan dilaksanakan selama satu pekan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Cilacap. "Pergerakan masif di akar rumput ini diharapkan mampu mengumpulkan bantuan dalam skala yang lebih besar," kata Aan.

Disalurkan Melalui LAZISMU

Seluruh dana yang terkumpul akan diamanahkan melalui LAZISMU Kabupaten Cilacap. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh tim relawan di lapangan kepada para korban terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.

Immawan Izur, Ketua PC IMM Cilacap menambahkan bahwa Muhammadiyah telah bergerak sejak hari pertama bencana.  

"Termasuk mendirikan Rumah Sakit Darurat oleh tim EMT MDMC yang telah tersertifikasi internasional," jelasnya.

Dengan demikian, bantuan dari masyarakat Cilacap diharapkan tidak hanya berhenti pada penggalangan dana, tetapi dapat sampai menjadi kebutuhan dasar bagi korban di lokasi bencana -  (Tarqum Aziz JurnalisMu/PP).
</description>
					                </item><item>
						                <title>Tiga Tahun Riri Satria di OSH Asia Summit: Dari Transformasi Digital hingga Integrasi AI</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/tiga-tahun-riri-satria-di-osh-asia-summit-dari-transformasi-digital-hingga-integrasi-ai</link>
						                <description>SANUR, BALI - Parahyangan Post — Perjalanan pemikiran Riri Satria dalam forum The Annual OSH Asia Summit memasuki babak baru. Selama tiga tahun berturut-turut menjadi plenary speaker, Riri membawa pembahasan teknologi untuk keselamatan dan kesehatan kerja dari isu transformasi digital, menuju Artificial Intelligence (AI), hingga pada 2026 berbicara tentang bagaimana AI diintegrasikan ke dalam strategi Occupational Safety and Health (OSH) dan Health, Safety and Environment (HSE).

Pada OSH Asia Summit 2024, Riri membahas transformasi digital dalam OSH/HSE. Ia antara lain mengangkat pemanfaatan Internet of Things (IoT) di lingkungan pelabuhan melalui sesi depth discussion. IoT membuka peluang pemantauan kondisi kerja secara lebih cepat melalui sensor dan data.

Pembahasan kemudian berkembang pada OSH Asia Summit 2025 ketika Riri membawa isu Artificial Intelligence. AI dipandang memiliki kemampuan untuk membantu organisasi membaca pola, menganalisis risiko, dan mengembangkan pendekatan keselamatan yang lebih prediktif.

Memasuki OSH Asia Summit 2026 yang berlangsung di Prama Sanur Beach Bali Hotel, 21 Agustus 2026, fokus pembicaraan bergeser dari sekadar kemampuan teknologi menuju persoalan integrasi. Dalam tema “Integrating Artificial Intelligence (AI) to OSH/HSE Strategy”, Riri menjelaskan bagaimana AI seharusnya ditempatkan sebagai bagian dari strategi organisasi.

Menggunakan perspektif Enterprise Architecture, strategi OSH/HSE diterjemahkan ke dalam arsitektur yang menghubungkan strategi, proses bisnis, data, aplikasi, teknologi, manusia, dan tata kelola. Dengan demikian, organisasi tidak memulai dari pertanyaan teknologi apa yang sedang populer, melainkan dari kebutuhan strategis apa yang hendak diselesaikan.

Pendekatan tersebut sekaligus menjadi antitesis terhadap technology push, ketika organisasi memilih teknologi terlebih dahulu kemudian mencari persoalan yang dapat diselesaikan.

Bagi Riri, strategi harus menjadi titik awal, Enterprise Architecture menjadi jembatan, sementara AI berfungsi sebagai enabler.

Perspektif tersebut sejalan dengan pengalaman Riri di berbagai lingkungan. Ia saat ini merupakan Komisaris Utama PT ILCS Pelindo Solusi Digital, dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, serta pernah menjadi Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia.

Pengalaman korporasi, akademik, dan pemerintahan tersebut membentuk cara pandang bahwa teknologi tidak dapat dipisahkan dari manusia, proses, organisasi, strategi, serta tata kelola.

Tiga tahun kehadiran Riri di OSH Asia Summit pun memperlihatkan kesinambungan gagasan: 2024 berbicara tentang digital transformation, 2025 tentang Artificial Intelligence, dan 2026 tentang integration.

Pada akhirnya, teknologi bukanlah tujuan. AI pun bukan tujuan. Keduanya merupakan sarana untuk membantu organisasi mengenali risiko lebih awal, mengambil keputusan lebih baik, mencegah kecelakaan, dan memastikan pekerja dapat kembali ke rumah dengan selamat. (RC/PP
</description>
					                </item><item>
						                <title>Malam Puncak HUT ke 81 RI  :  Warga 046 VGH Babelan Bekasi, Tampilkan Kreasi Budaya Nusantara</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/malam-puncak-hut-ke-81-ri----warga-046-vgh-babelan-bekasi-tampilkan-kreasi-budaya-nusantara</link>
						                <description>BEKASI - Parahyangan Post-Malam Puncak Hari Utang Tahun (HUT) ke 81 Republik Indonesia (RI) Perumahan Vila Gading Harapan (VGH) RW 046 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan Ujung Harapan Bahagia Kabupaten Bekasi dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreasi budaya nusantara Sabtu (22/8) 

Kemeriahan malam puncak HUT ke 81 RI di perumahan VGH dihadiri ratusan warga, dengan suka ria masing masing RT menampilkan kreasi nusantara yang dibawakan diatas panggung, orangtua, remaja, dan anak-anak duduk menyaksikan prosesi perayaan di halaman Sport Centre Bola Volly RW 046.

Penampilan menarik disajikan RT 02 dengan menghadirkan tarian kuda luping dengan ukuran jumbo yang dipegang oleh hampir 6 orang dewasa, arak-arakan kuda lumping memasukin panggung diikuti suara gemuruh dan tepuk tangan warga mengapresiasi kreasi Nusantara warga.

Musik pengiring kuda lumping semakin menambah semarak dan gemuruh penonton yang hadir, Nampak pada ketua RT 02 menaikin kuda lumping menambah meriah tarian kuda lumping pada malam perayaan itu, warga bersorak dan gembira menonton sajian tarian kuda lumping yang spektakuler.

Tari kuda lumping berasal dari tarian tradisional Jawa yang menampilkan sekelompok prajurit menunggang kuda tiruan dari anyaman bambu. Kesenian ini menggambarkan semangat perang, keberanian, dan sering diiringi musik gamelan serta atraksi magis atau kesurupan yang diperankan oleh sipenunggang kuda lalu disabet oleh tali pecut oleh pengiringnya.

Tampilan kreasi lain yang juga tak kalah menarik, tarian khas nusantara seperti Papua, tari ondel-ondel khas Jakarta, yang ditampilkan RT.03, keseruan semakin memukau penonton yang hadir ketika RT.10 menyajikan cerita bandung Bondowoso, kisah Nusantara yang berasalah dari daerah Jawa dan Yogyakarta, mengisahkan asal usul cadi prambanan, Cerita ini penuh dengan intrik, kekuatan gaib, dan kutukan tragis akibat sebuah tipu muslihat, dengan ciamik tarian ini diperagakan oleh para pemain.

Rangkaian kreasi juga dilengkapi dengan penampilan Rt 01 dengan menyajikan medly, dilengkapi penampilan sekelompok bapak-bapak berpakaian cutbry era 60 an, bergalung radio jadul mengundang gelak tawa penonton, dan menambah kegembiraan perayaan HUT malam itu.

HUT RI Jadi Wahana Edukasi

Ketua RW. 046 Sukir dalam kesempatan ini memberi apresiasi terhadap warga yang telah membantu kinerja beliau selama 1.5 Tahun masa khidmat menjabat. sebagai wujud cinta dengan penyerahan buket ke semua RT. Termasuk juga kepada penyelenggara HUT ke 81 RI banyak perlombaan yang sudah dipertandingankan baik ditingkat RT maupun RW, kegiatan HUT ke 81 RI ini diharapkan dapat merekatkan tali silaturahmi dan membangun keharmonisan warga.

Selain itu, lanjut Sukir kegiatan yang dilakukan selama rangkaian merayakan HUT ke 81 RI ini menjadi edukasi bagi warga, misalnya lomba kebersihan lingkungan, “jangan sampai sekedar di perlombaan, tapi membersihkan lingkungan menjadi bagian tanggungjawab kita semua” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Sukir juga mengingatkan kepada warga, bahwa kedepan rencana ada renovasi pembangunan masjid jami Al-Ikhlas, jika mengandalkan penggalangan dana swadaya masyarakat butuh waktu yang lama. 

“Alhamdulillah kita mendapat bantuan dari yayasan ukhuwah untuk pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas dengan volume 400 m² (20 X 20) m², namun begitu tetap diharapkan adanya partisipasi dari swadya masyarakat berupa dana pendamping” ujarnya.

Banjir Doorprize dan Piala

Pada Malam puncak perayaan HUT ke 81 RI ini diumumkan pemenang lomba cabang olahraga dan gerak jalan serta lombag masa yang dilakukan antar RT, untuk juara satu dimenangkan oleh RT 07, juara dua dimenangkan RT 02 dan Juara tiga diraih oleh RT 03, masing-masing pemenang mendapat hadiah yang diberikan oleh ketua RW 046.

Untuk pertandingan memasak juara satu dimenangkan oleh RT 08, juara dua dimenangkan RT 03, sedangkan untuk perlombaan gerak jalan beregu, juara pertama dimenangkan oleh RT 03, juara kedua dimenangkan RT 02. Untuk pertandingan Bola Volly Putri, RT 03 berhasil meraih juara pertama, selanjutnya disusul RT02, dan RT.07. Sedangkan Bola volley Putra dimenangkan Rt.02. 

Puncak perayaan HUT RI juga banjiri Doorprize ada Sepeda Gunung, Mesin Cuci, kipas angin,  Setrika dan banyak perabotan keluarga lain, termasuk juga doorprize beras 5 kilo, kupon gratis makan di Rumah makan, bahkan mendapat kupon sayur mayur. Malam perayaan HUT RI menjadi puncak kehangat warga RW.046 untuk terus mengembangkan kreasi, inovasi, dan membangun harmonisasi lingkungan. (DO/PP)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Ratusan Orang Mendapat Layanan Kesehatan Gratis dari Tim Medis BAGANA Gerakan Rakyat</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/ratusan-orang-mendapat-layanan-kesehatan-gratis-dari-tim-medis-bagana-gerakan-rakyat</link>
						                <description>Satu Tahun Perjalanan BAGANA Gerakan Rakyat, Gelar Bakti Sosial, Khitanan Massal, Santunan Anak Yatim dan Pengobatan Gratis.

BOGOR - Parahyangan Post– BAGANA Gerakan Rakyat berkolaborasi dengan Yayasan Maklumats, Sahabat Jenazah Nusantara (Shazan) serta didukung oleh berbagai unsur lainnya menggelar Bakti Sosial, Khitanan Massal, Santunan Anak Yatim dan Pengobatan Gratis di Kampung Kebandungan, RT.03/RW.09, Desa Sirnagalih, Kec.Tamansari, Kab.Bogor, pada, Ahad, 23 Agutus 2026.

Kegiatan tersebut dalam rangkan memperingati Dirgahayu Kemerdekaan RI, ke-81 bagi warga RT.03/RW.09, Desa Sirnagalih, sekaligus dalam rangka Milad Perjalanan Satu Tahun BAGANA Gerakan Rakyat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua BAGANA Gerakan Rakyat, Dr Elfahmi Anzir Noor Azis, Sp. OG (K) Onk, Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, Ketua Yayasan Maklumats/SHazan, A.Rohmani (AR Semut Hitam), Unsur Perangkat Desa, Perwakilan dari Kepala Desa Sirnagalih, Babinsa setempat, Tokoh dan Sesepuh Merpati Putih Bogor, Aki Deden, , Ketua RW/RT, Tokoh Masyarakat, Ketua dan Perwakilan dari masing-masing Ormas, Pemuda/Karang Taruna Desa Sirnagalih, Ibu-Ibu Kader Desa Sirnagalih, serta para donatur dan tamu undangan lainya.

Menurut Iskandar selaku ketua panitia pelaksana sekaligus ketua RT.03, bahwa kegiatan ini dalam rangka peringatan Kemerdekaan RI ke-81 warga di RT.03 khususnya, dan Desa Sirnagalih pada umumnya. Kami menggandeng berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam kegiatan ini.

Selain pelaksanaan Sunatan Massal, lanjut Iskandar, kami juga memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, serta pengobatan gratis bagi warga masyarakat khususnya di wilayah RT.03/RW.09 dan Desa Sirnagalih pada umumnya.

Dari target lima puluh anak yang disunat, lanjut Iskandar, hampir setengahnya terpenuhi, dan untuk pengobatan gratis dialokasikan untuk  seratus warga. Tim Medis, baik untuk pelaksanaan Khitan maupun pengobatan gratis dukungan penuh dari Tim Medis BAGANA Gerakan Rakyat.

“Kegiatan ini terselenggara atas dukungan dari warga, jajaran aparatur pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak baik lembaga, ormas serta para donatur, tim panitia dan semua pihak yang tiak bisa kami sebutkan satu persatu. Untuk itu selaku ketua panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,”ungkap Iskandar.

Sementara itu Ketua BAGANA Gerakan Rakyat, Dr Elfahmi Anzir Noor Azis, Sp. OG (K) Onk dalam kata sambutanya, menegaskan bahwa ini bagian dari kegiatan BAGANA Gerakan Rakyat untuk senantiasa hadir ditengah-tengah warga masyarakat, berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kebaikan bersama, dalam upaya mencari ‘bekal pulang’.

“Bekal Pulang yang dimaksud, adalah ‘Amal Kebajikan’, yang akan kita bawah pulang, dan akan senantiasa menjadi teman kita di  akhirat kelak. Dan Alhamdulillah untuk kegiatan kali ini kami menyiapkan sebanyak enam tim medis untuk pelakasanaan khitanan, dan dua tim medis untuk pengobatan gratis,  mereka rata-rata adalah dokter-dokter muda yang penuh semangat,”jelas Dr Elfahmi.

Disisi lain Ketua BAGANA Gerakan Rakyat juga menyampaikan berbagai upaya dan kegiatan lembaganya yang telah dilaksanakan dalam perjalananya selama satu tahun, dalam upaya turun ke lokasi-lokasi bencana yang terjadi di negeri ini. Dalam kesempatan tersebut Ketua BAGANA Gerakan Rakyat juga menyampaikan rencana timnya yang Insya Alloh akan berangkat ke Nusa Tenggara Timur pada tanggal 25 Agustus 2026 dalam rangka respon kejadian Gempa Bumi di NTT.

Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi apa yang dilakukan oleh BAGANA Gerakakan Rakyat ini. Terus berkolaborasi dengan berbagai pihak serta terjun langsung ke pelosok-pelosok seperti ini, hadir di tengah masyarakat dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga masyarakat.

“Selamat Milad dan Satu Tahun Perjalanan BAGANA Gerakan Rakyat, terima kasih kepada Ketua dan seluruh jajaran serta Tim BAGANA Gerakan Rakyat yang tidak kenal lelah, terus bergerak, dan kehadiranya dirasakan bentul manfaatnya oleh warga masyarakat,”ungkap Sahrin Hamid.

Dari pantuan tim media ini, warga tampak antusias untuk antri memeriksakan kesehatanya di posko yang disediakan, seorang ibu sepuh yang dipapah oleh keluarganya tampak sumringah setelah selesai melakukan pemerikasan pengobatan.

Sementara itu dari jumlah peserta yang ikut Sunatan Massal, ada satu peserta yang telah berumur sembilan belas tahun ikut di Khitan, sehingga Tim Medis berusaha mendatangi langsung dan disunat dirumahnya.

Menurut keterangan dari orang tuanya, selain alasan ekonomi, juga karena faktor ketakutan dari diri anak tersebut. Dan Alhamdulillah, Tim Medis dari BAGANA Gerakan Rakyat tidak mengalami kendala dalam menganganinya, Khitan berjalan lancar, si-anak dan keluarganya tidak henti-hentinya mengungkapkan rasa bersyukur dan juga merasa berbahagia. – (WS/PP)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL:  Belajar dari Kapal Nabi Nuh</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/muktamar-v-wahdah-islamiyah-dirut-pt-pal--belajar-dari-kapal-nabi-nuh</link>
						                <description>JAKARTA, parahyangan-post.com-– Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng., IPU., mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan para pengusaha muslim untuk terlibat aktif dalam membangun kekuatan industri nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam paparan Ceramah Kebangsaan pada gelaran Muktamar V Wahdah Islamiyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (23/8/2026).

Dalam forum tersebut, Kaharuddin menekankan bahwa membangun peradaban maritim adalah bagian dari sunnatullah yang dicontohkan dalam Al-Qur&#39;an melalui kisah pembuatan Bahtera Nabi Nuh alaihissalam serta perintah persiapan kekuatan (i&#39;dad) sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Anfal.

"Kisah Nabi Nuh alaihissalam mengajarkan kita bahwa membangun peradaban memerlukan keyakinan dan kerja keras mendirikan kekuatan maritim. Begitu pula perintah Surah Al-Anfal untuk mempersiapkan kekuatan terbaik. Persiapan ini bukan hanya amanat bagi militer, melainkan bagi seluruh elemen bangsa untuk membentengi kedaulatan dan perekonomian kita," ujar Kaharuddin di hadapan ribuan peserta Muktamar V Wahdah Islamiyah.

Kaharuddin menilai, ormas Islam di Indonesia saat ini sudah sangat kuat di pilar pendidikan dan sosial. Namun, untuk membawa Indonesia bangkit menjadi bangsa yang disegani, gerakan keumatan harus mulai merambah ke pilar ekonomi berbasis manufaktur dan industri strategis.

PT PAL berkomitmen memberi ruang prioritas bagi pengusaha nasional, kelompok UMKM, dan rantai pasok berbasis keumatan untuk ikut menggarap potensi pasar industri maritim yang diproyeksikan mencapai Rp1.200 triliun dalam 10 tahun ke depan.

"Jamaah atau ormas adalah miniatur negara. Jika kita ingin kuat, kebutuhan dasar industri tidak boleh sepenuhnya diserahkan kepada pihak luar atau kelompok tertentu saja. Kami siap memberikan pendampingan teknologi dan sertifikasi agar pengusaha-pengusaha muslim mampu menggarap proyek-proyek komponen industri maritim," jelasnya.

Guna mewujudkan kedaulatan maritim secara merata, PT PAL merancang peta jalan perluasan ekosistem industri, salah satunya dengan mendorong pembangunan jaringan galangan kapal baru di wilayah strategis, seperti Makassar, Kalimantan, Sumatera, hingga kawasan Indonesia Timur.

Tak hanya fokus pada alutsista pertahanan, PT PAL juga menangkap peluang inovasi kebutuhan maritim sipil dan keagamaan, termasuk gagasan pembuatan Kapal Cruise Haji Mewah. Inovasi ini dirancang agar Indonesia mampu melayani kebutuhan perjalanan ibadah warganya secara mandiri sekaligus menjadi pemain utama di sektor perjalanan bahari dunia.

"Indonesia bukan lagi sekadar pengikut (follower). Kita memiliki potensi, SDM unggul, dan wilayah maritim terbesar. Jika pilar industri ini berhasil kita konsolidasikan bersama seluruh elemen keumatan, Indonesia akan bangkit menjadi negara berdikari yang membawa keberkahan," pungkas Kaharuddin.***(pp/aboe/ibn) 
</description>
					                </item><item>
						                <title>Dewan Dakwah Kota Bekasi Gelar Kajian Spesial dan Rumuskan Rekomendasi</title>
						                <link>https://parahyangan-post.com/berita/detail/dewan-dakwah-kota-bekasi-gelar-kajian-spesial-dan-rumuskan-rekomendasi</link>
						                <description>?BEKASI, parahyangan-post.com-Mengingat kian masifnya propaganda penyimpangan perilaku sosial di tengah era digital, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bekasi menggelar Tabligh Akbar *"Membentengi Keluarga dari Bahaya LGBTQ"* pada Sabtu (22/8) di Masjid Al Muslimun, Pondok Ungu, Medan Satria, Kota Bekasi.

?Acara berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini dihadiri oleh lebih dari 400 jamaah yang didominasi oleh para ibu dan pengurus Majlis Taklim se-Kota Bekasi, tokoh masyarakat, serta pengurus DKM.

?Kajian ini diselenggarakan sebagai respon nyata terhadap kerentanan lingkungan keluarga—khususnya anak dan remaja—yang kian terancam oleh paparan konten media sosial dan pergaulan bebas. Data estimasi lokal menunjukkan bahwa angka penyimpangan perilaku di wilayah Kota Bekasi, berdasarkan rilis hasil survei di Rumah Sakit se Kota Bekasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, telah menembus lebih dari 6.000 kasus, sebuah fenomena yang membutuhkan penanganan serius dari segenap elemen masyarakat.

Pembicara Ketua Umum PP Aisyah, Hj. Rohimi Zam Zam, Ketua Sahabat MUI Kota Bekasi Ust. Ismail Ibrahim, dan Keynote Speaker KH Ahmad Salimin Dani MA. 

?Dalam sambutan Panitia, wakil Ketua Bidang Bina Annisa Dewan Da’wah Kota Bekasi, Ustazah Sundari Poniran, menegaskan pentingnya peran ibu majlis taklim sebagai madrasatul ula (sekolah pertama dan utama) di dalam rumah tangga.
?"Rumah harus menjadi benteng pertahanan utama. Ancaman penyimpangan moral hari ini tidak lagi mengetuk pintu dari luar, melainkan sudah menyusup melalui layar gawai anak-anak kita. Oleh karena itu, para ibu majlis taklim harus memiliki kewaspadaan, ilmu, serta pendekatan komunikasi yang hangat untuk melindungi fitrah keluarga," ujar Sundari. 

?Di akhir sesi kajian, Dewan Da’wah Kota Bekasi bersama seluruh peserta merumuskan dan membacakan 4 Poin Rekomendasi Strategis yang ditujukan kepada pemangku kepentingan di Kota Bekasi:

?Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Bekasi: Mendorong penerbitan regulasi atau kebijakan daerah (Perda/Perwal) yang memperkuat perlindungan ketahanan keluarga serta memfasilitasi program edukasi pencegahan hingga tingkat kelurahan.

?Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Bekasi: Mengimbau seluruh DKM untuk aktif memasang media edukasi/spanduk imbauan bahaya LGBTQ, serta menyediakan ruang konseling rohani dan keluarga di masjid.

?Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam: Memperkuat sinergi dalam mengkampanyekan literasi media sehat dan pendampingan bagi remaja yang terpapar agar dapat dipulihkan kembali sesuai fitrahnya.

?Pengurus Majlis Taklim & Para Ibu: Meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan konsumsi media gawai anak di rumah secara bijak dan penuh kasih sayang.

?Melalui kegiatan ini, Dewan Da’wah Kota Bekasi berharap sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin erat demi mewujudkan Kota Bekasi yang aman, religius, serta terlindungi dari berbagai penyimpangan moral.

?Informasi Media Humas Panitia Pelaksana / Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bekasi.***(pp/aboe/Ahmad Junaidi) 
</description>
					                </item></channel>
  	</rss>